Tampilkan postingan dengan label DPS 1415. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DPS 1415. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Maret 2015

Bagaimana Aspirasimu Disalurkan?

Halo, SMANSA! Minggu lalu kita udah bahas tentang DPS dan fungsinya sebagai penyalur aspirasi siswa di sekolah. Masuk lagi satu pertanyaan kepada kami, “Terus, gimana sih sistemnya aspirasi siswa bisa disalurkan di DPS dan akhirnya menjadi realisasi?”

Yap! Itu pertanyaan yang sangat lazim bagi siswa-siswi SMANSA yang sangat kritis. Oke, sekarang yuk kita bahas bagaimana aspirasimu itu disalurkan. Sebelumnya, biar kamu lebih mudah mengerti, berikut adalah diagram penyaluran aspirasinya.

Diagram Penyaluran Aspirasi

Oke, sekarang kita mulai dari siswa. Siswa memiliki peran paling penting dalam penyaluran aspirasi. Mengapa? Tentu saja karena siswa merupakan sumber dari aspirasi itu sendiri. Siswa adalah “gudangnya ide”.

Untuk dapat menyalurkan aspirasimu, sebagai siswa, kamu dapat menggunakan berbagai media maupun menyampaikannya secara langsung. Yang pertama adalah angket. Setiap akan melaksanakan kegiatan yang bersifat makro di sekolah, DPS senantiasa menyebarkan angket untuk menyerap aspirasi siswa sebanyak-banyaknya yang dapat menunjang kegiatan tersebut. Hasil angket inilah yang dijadikan sebagai pertimbangan oleh OSIS dan Pembina OSIS dalam menetapkan sebuah keputusan tentang kegiatan yang akan dijalankan tersebut. So, jika kamu mengisi angket, isilah angket tersebut dengan sebaik-baiknya agar apa yang kamu inginkan bisa kami pertimbangkan bersama pembina.

Selanjutnya adalah SMS/Telepon, Twitter, Facebook, dan Blog. Seperti yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya, kami sangat mengharapkan partisipasi siswa dalam kegiatan sekolah dengan cara menyalurkan ide atau aspirasinya melalui media-media tersebut. Seluruh aspirasi yang masuk akan diperhatikan dan dipertimbangkan untuk direalisasikan. Untuk itu, dalam menyalurkan aspirasimu melalui media-media tersebut, sangat penting apabila kamu menyertakan nama dan kelasmu. Kamu tidak perlu khawatir, identitasmu sebagai penyalur aspirasi juga dapat dirahasiakan.

Aspirasi langsung? To the point and straight away! Yap! Ini bisa jadi sebuah solusi buat kamu yang uneg-unegnya urgent banget. Kamu dapat menyampaikan aspirasimu secara lisan kepada salah satu atau beberapa anggota DPS. Jangan khawatir, kami akan senantiasa menerima setiap aspirasi yang kami dengar untuk dipertimbangkan. Dengan aspirasi langsung pula kami dapat lebih mudah untuk “get your point” sehingga salah tafsir pun dapat dihindari. So, aspirasimu yang sudah disalurkan dengan cara dan jalan yang tepat, dapat diterima dan direalisasikan dengan tepat pula.

Setelah aspirasimu disampaikan, aspirasimu akan dibahas di internal DPS melalui sebuah rapat aspirasi. Di sinilah seluruh aspirasi dari berbagai media dikumpulkan dan dipilah sesuai dengan tingkat urgensi dan tujuan dari aspirasi tersebut. Setelah itu, aspirasimu akan meluncur ke Rapat Internal DPS dan Pengurus OSIS yang akan membahas realisasi dari setiap aspirasi yang telah dikumpulkan dan dipilah pada Rapat Aspirasi. Setelah dibahas pada forum ini, Pengurus OSIS akan membahas dan menyalurkan aspirasi siswa ke Pembina OSIS, sedangkan DPS akan menyalurkan kepada Wakasek Kesiswaan. Di sinilah, aspirasi-aspirasi yang masuk benar-benar diseleksi agar sesuai dengan peraturan di SMA Negeri 1 Singaraja sekaligus dapat memenuhi permintaan siswa. Keputusan final apakah sebuah kegiatan dapat direalisasikan atau tidak berada pada Kepala Sekolah. Apabila Kepala Sekolah menyetujui, maka realisasi kegiatan akan dilaksanakan oleh Pengurus OSIS.

Lalu bagaimana dengan aspirasi yang bersifat kritik? Jalur yang hampir ditempuh sama. Hanya saja, aspirasi yang bersifat kritik dapat menjadi feedback bagi Pengurus OSIS dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan selanjutnya. Apabila kritik yang disampaikan menyangkut masalah vital dan sekolah secara umum, DPS dan Pengurus OSIS akan menyampaikan kritik tersebut kepada Wakasek Kesiswaan dan Pembina OSIS untuk selanjutnya diklarifikasi.

Jadi, begitulah setiap aspirasi yang masuk ke DPS akan diproses. Sekali lagi, kamu tidak perlu khawatir aspirasimu tidak akan ditanggapi. Sampaikanlah aspirasimu kepada DPS dan aspirasimu pasti akan ditindaklanjuti. Tunggu apa lagi?? Suarakanlah aspirasimu demi SMANSA yang lebih baik! :)


*Previous Post from DPS: DPS : Solusi Menghilangkan Galau "karena" Sekolah yang memuat tentang tugas dan fungsi DPS, serta cara-cara menyalurkan aspirasi ke DPS termasuk siapa-siapa saja yang termasuk dalam DPS.

Sabtu, 07 Februari 2015

DPS : Solusi Menghilangkan Galau "karena" Sekolah


Halo, SMANSA! Daripada menggalau di malam minggu, yuk kita kenali lebih dalam tentang salah satu organisasi kesiswaan di SMA Negeri 1 Singaraja.

Bicara tentang galau menggalau, selain urusan percintaan, urusan sekolah pun kerap kali membuat siswa pusing tujuh keliling, kurang puas dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan di sekolah, dan akhirnya… galau. Apakah kamu salah satu dari mereka yang kurang puas dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di sekolah? Jika iya, kamu pasti ingin mengekspresikan kritik dan saranmu agar kegiatan-kegiatan itu menjadi lebih baik, bukan? Nah, kritik dan saran itulah yang kemudian disebut sebagai aspirasi. Kamu tidak perlu bingung harus menyampaikan aspirasimu kemana. Kamu juga tidak perlu khawatir apakah aspirasimu akan disalurkan kepada pihak yang tepat. Inilah fungsi dari Dewan Perwakilan Siswa (DPS) yang merupakan salah satu organisasi kesiswaan di SMA Negeri 1 Singaraja. Lalu, bagaimana aspirasimu akan disalurkan kepada pihak yang tepat? Selain itu, ternyata masih banyak lagi lho tugas dan fungsi dari DPS. Ingin tahu?? Cekidot!

Sebelumnya, kita mulai dulu dari negara kita tercinta, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nah, Indonesia menganut sistem pembagian kekuasaan Trias Politika, yaitu Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatif. Tidak hanya diadopsi pada struktur pemerintahan negara kita saja, ternyata sistem Trias Politika ini juga diterapkan di SMANSA lho... Badan-badan legislatif, eksekutif, dan yudikatif juga telah terbentuk di SMANSA. Jika pada sistem pemerintahan kita mengenal adanya Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), di SMANSA kita mengenal organisasi kesiswaan yang bernama Dewan Perwakilan Siswa (DPS). Apa sih tugasnya? Persis seperti namanya, sebagai organisasi perwakilan siswa, DPS adalah wujud perwakilan siswa di dalam struktur kesiswaan di SMA Negeri 1 Singaraja. Oleh sebab itu, DPS tak ubahnya seperti “DPR”nya SMANSA yang berfungsi sebagai wadah sekaligus penyalur aspirasi siswa untuk diteruskan kepada pihak yang tepat atau pelaksana kegiatan.  Bersama-sama dengan Pengurus OSIS sebagai eksekutif dan KAMTIB sebagai yudikatif, DPS sebagai organisasi legislatif di kesiswaan bertujuan untuk mewujudkan kegiatan-kegiatan kesiswaan yang bermanfaat bagi siswa itu sendiri.

Sebagai organisasi yang bersifat legislatif di kesiswaan, maka DPS tidak hanya berfungsi sebagai penyalur aspirasi siswa, namun DPS juga berwenang untuk mengawasi dan memonitoring Pengurus OSIS. Wahwah, ternyata tidak hanya di Senayan, di SMANSA pun sistemnya diatur sedemikian rupa. Jadi, selain mengenai kegiatan-kegiatan di sekolah, kamu juga bisa menyampaikan kritik dan saranmu terkait dengan Pengurus OSIS maupun DPS itu sendiri.

Oke, sekarang kita sudah tahu apa itu DPS dan apa fungsinya. Pertanyaannya, bagaimana ya caranya menyampaikan aspirasi?? Kamu tidak usah bingung. Selain menyerap aspirasi melalui angket yang biasa disebar ke kelas-kelas, DPS juga menerima aspirasi melalui berbagai media. Kamu bisa mengirimkan aspirasimu via SMS di nomor 081239693409 yang akan langsung mengarah ke inbox Ketua DPS SMA Negeri 1 Singaraa. Males sms?? Kamu juga bisa mengicaukan aspirasimu dengan cara DM ke @DPS_OSIS_SMANSA di Twitter atau menyampaikan aspirasimu ke fanpage Facebook kami, di DPS_OSIS SMANSA SINGARAJA. Blog kami, http://1415-smansasingaraja.blogspot.com pun terbuka bagi kamu yang ingin berkomentar sebagai salah satu bentuk aspirasimu. Kalau kamu merasa gak plong mencurahkan aspirasimu lewat media, kamu juga bisa menyampaikan langsung aspirasimu ke DPS. Siapa saja?

1.    Ketua             : Gede Surya Darmawan (XI IB)
2.    Wakil Ketua   : Putu Parama Cinthya Dewi (XI MIA 4)
3.    Sekretaris     : Putu Yustika Primayani (XI MIA 3)
4.    Luh Widyasari (XII IPA 2)
5.    Putu Lanang Dharma Wicaksana (X MIA 2)
6.    Arya Wiryawan (XII IPA 1)
7.    Erina Dwiyanti (X IIS)
8.    Putu Amarta Sadwika Sukma (X MIA 1)

Dewan Perwakilan Siswa Periode 2014-2015

Tuh… Gampang, kan?? Tunggu apa lagi?? Kalau kamu punya uneg-uneg tentang kegiatan di sekolah, langsung saja, salurkan aspirasimu! Ingat! Salurkan ke DPS, organisasi kesiswaan sebagai perwakilan siswa di sekolah. Terimakasih… :)

Next Post from DPS : Bagaimana Aspirasimu Disalurkan?? yang memuat tentang alur penyaluran aspirasi siswa.